6 Cara Mencegah Kamar Mandi Rembes

Kamar mandi yang bocor atau rembes tentu sangat mengesalkan. Selain rumah menjadi basah terkena air bocoran, lama kelamaan air yang membasahi dinding akan membuat lembab dan cat mengelupas.

Hasilnya dinding rumah akan terlihat kusam dan kotor. Agar kamar mandi tidak sampai bocor di kemudian hari, melakukan langkah-langkah pencegahan dari awal tentu akan lebih baik.

Cegah Rembes Dengan Jasa Waterproofing Sejak Awal

Karena aktivitas dalam kamar mandi sering dilakukan yaitu dari pagi hingga malam hari, maka kamar mandi akan sering dalam keadaan basah atau tergenang air, terutama di tempat-tempat tertentu. Apabila kamar mandi mengalami kebocoran, maka efeknya adalah lembab yang akhirnya menyebabkan timbulnya jamur, kusam atau bisa merusak bangunan. Dalam hal ini, waterproofing berguna untuk mencegah terjadinya kebocoran atau rembesan air dari kamar mandi.

Waterproofing merupakan lapisan anti bocor yang berupa semacam cat, untuk mencegah air merembes di kamar mandi. Dinding luar dari rumah biasanya sering dilakukan waterproofing, dengan tujuan melindunginya dari cuaca dan hujan. Namun bagian dalam rumah seperti kamar mandi juga sebaiknya menggunakan cat anti bocor ini, yang bisa dilakukan melalui pemanggilan jasa waterproofing jakarta.

Mencegah Kamar Mandi Rembes

Cara Melakukan Waterprofing Pada Kamar Mandi

Untuk melakukan waterproofing, ada step-step tertentu yang harus dilalui, agar pemasangan cat anti bocor tersebut hasilnya bisa maksimal.

  1. Setelah lantai beton selesai dibuat, sebelum dipasangi keramik, lantai dilapisi dulu dengan lapisan primer, yang merupakan campuran waterproofing dengan air dimana perbandingannya adalah 1:1. Pemulasan lapisan ini pada lantai dilakukan seperti halnya menyapukan cat, namun lakukan dengan searah.
  2. Lapisan pertama ini harus didiamkan hingga beberapa jam hingga benar-benar kering. Untuk memastikannya bisa dengan disentuh sedikit sehingga terasa pada jari bahwa lapisan ini sudah benar-benar kering.
  3. Selanjutnya, lantai dilapis lagi dengan cat waterproofing tanpa campuran.
  4. Setelah itu, lantai dilapis dengan lapisan yang formulanya sama dengan lapisan yang pertama (lapisan primer). Bedanya, kali ini lapisan tersebut disapu dengan arah sebaliknya dari pemasangan yang pertama. Misalkan yang pertama secara vertikal maka yang sekarang harus arah horizontal.
  5. Taburkanlah pasir di atas lapisan terakhir yang masih dalam keadaan setengah kering. Maksud tindakan ini adalah untuk mengikat acian.
  6. Setelah kering barulah keramik bisa dipasang di atas lantai

Baca juga: IKUTI BEBERAPA TIPS INI UNTUK PERSIAPKAN RUMAH DALAM MENGHADAPI MUSIM HUJAN

Demikian adalah langkah-langkah melakukan waterproofing untuk mencegah bocornya kamar mandi Anda. Bila Anda ingin hasil yang cepat dan rapi tentu Anda bisa menghubungi jasa waterproofing jakarta, sehingga diharapkan hasilnya akan lebih baik serta maksimal.

 

Related posts