Apa Kelebihan dan Kekurangan Offset Printing? Ini Dia Penjelasannya!

Mencetak dengan teknik offset printing dilakukan dengan beberapa proses dan tahapan yang dilakukan secara manual. Transfer tinta dari plat aluminium ke dalam suatu media seperti kertas dilakukan secara manual. Media untuk mentransfernya pun tidak hanya kertas saja, namun bisa juga sejenis plastik, kertas karton atau apapun yang memiliki permukaan rata. Tak jauh berbeda dengan digital printing, semua proses metode cetak tentu memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing.

Meski mesin cetak digital kini lebih banyak digemari, namun percetakan dengan mesin offset pun masih memiliki porsinya sendiri di kalangan masyarakat. Beberapa hasil cetakan mesin offset pun sangat beragam, mulai dari majalah, buku, surat kabar hingga tali id card semua bisa dibuat dengan sangat fleksibel menggunakan mesin offset. Nah, untuk lebih jelasnya lagi simaklah beberapa kelebihan dan kekurangannya berikut ini!

Kelebihan dan Kekurangan Offset Printing

1. Kelebihan Offset Printing

  • Hasil Cetakan Berkualitas Tinggi

Hasil cetak dengan offset printing akan membuatnya memiliki kualitas yang sangat tinggi. Dalam proses mengaplikasikan desain dan warna, semua dilakukan secara manual yang akan membuat pengaturannya menjadi lebih mudah dan dapat disesuaikan dengan keinginan. Dengan teknik yang tepat, maka hasil cetakan benar-benar akan sangat berkualitas.

  • Untuk Jumlah Cetak yang Banyak Harga Menjadi Lebih Murah

​​​​​​​Dalam mencetak berbagai kebutuhan dengan jumlah dan skala yang besar, maka sangat disarankan untuk menggunakan mesin offset. Semakin banyak jumlah yang akan dicetak, maka pengeluaran beban operasional mesin pun menjadi lebih optimal dan pas sesuai dengan porsi kebutuhannya. Hal itulah yang akhirnya membuat biaya cetak mesin offset akan semakin murah jika dilakukan untuk jumlah yang banyak.

  • Warna Lebih Tajam dan Konsisten

​​​​​​​Mencetak dengan offset printing akan membuat hasil warna menjadi lebih tajam dan konsisten. Hal ini terjadi karena pada saat proses mentransfer warna dapat diatur dan dikombinasikan sesuai dengan kebutuhan. Dengan pengaturan warna yang manual ini, maka hasilnya pun akan menjadi lebih berkualitas dan tentunya konsisten. Tak jarang, mencetak menggunakan mesin offset ini akan membuat hasil cetakan memiliki warna yang awet dan mampu bertahan sangat lama.

  • Menghemat Waktu Cetak

​​​​​​​Kelebihan paling menguntungkan dari penggunaan mesin offset ini, yaitu proses cetak dapat dilakukan dengan waktu yang singkat. Hal ini berlaku pada proses pencetakan dengan jumlah yang banyak, maka cetakan akan dapat dihasilkan dengan waktu yang singkat. Berbeda dengan proses digital, keterbatasan kinerja mesin akan membuat proses cetak membutuhkan waktu yang lama.

2. Kekurangan Offset Printing

  • Produksi Cetak dengan Jumlah Sedikit Akan Menjadi Mahal

​​​​​​​Dengan proses yang tidak mudah serta beban penggunaan plat yang tidak bisa dibatasi, maka mencetak dengan jumlah yang sedikit akan membuat beban biaya menjadi sangat mahal. Dengan demikian, sangat tidak disarankan untuk mencetak dengan offset printing apabila jumlah yang akan dicetak hanya sedikit.

  • Lebih Beresiko Terjadi Kegagalan Cetak

​​​​​​​Menggunakan mesin offset harus dilakukan dengan proses yang manual, dengan tenaga manusia. Terkadang proses yang manual akan sangat beresiko untuk terjadi kegagalan dalam proses mentransfer warna ke dalam medianya. Hal itu akan membuat hasil cetakan menjadi buruk dan mengharuskan seseorang untuk mencetak ulang. Jika sudah terjadi demikian, maka kerugian pun akan terjadi hingga memakan beban biaya pengeluaran yang tidak sedikit.

  • Memerlukan Tenaga Ahli

Dalam proses menggunakan mesin cetak offset, semua harus dilakukan secara manual sehingga tidak semua orang bisa melakukannya. Maka dari itu, dibutuhkan seorang ahli yang benar-benar bisa menguasai dan mengoperasikannya dengan sangat baik.

Related posts