Pengertian Tender Proyek Untuk Perusahaan Kontraktor

 

 

Perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat dan berdampak pada kemajuan berbagai hal. Salah satu kemajuan teknologi terjadi pada berbagai jenis jasa yang ditawarkan. Penyedia jasa memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan berbagai aktifitas. Salah satu penyedia jasa yang terus mengalami peningkatan baik dari segi kualitas maupun jumlah adalah perusahaan konstruksi.

Perusahaan jenis ini terus mengalami peningkatan sehingga menimbulkan persaingan dalam hal menarik clien. Pemilik proyek atau calon pengguna jasa akan memilih dan menyeleksi perusahaan yang paling sesuai dengan proyek. Pemilihan dan seleksi dilakukan melalui lelang atau tender. Cara ini sudah sering dilakukan dan selalu berhasil membuat pemilik proyek mendapatkan kerjasama yang sesuai.

Pengertian Tender Proyek

Tender atau biasa dikenal dengan istilah pelelangan sebenarnya sudah sering disampaikan. Tender merupakan sebuah usaha yang dilakukan untuk melakukan seleksi dan memilih penawaran yang paling sesuai dengan proyek yang akan dijalankan. Tender proyek yang dilakukan oleh kontraktor bangunan dilakukan sebagai usaha menawarkan kerjasama dalam menyelesaikan sebuah proyek bangunan dari clien.

Setelah terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak maka proses kerjasama dapat terjadi dan saling menguntungkan. Proses pelelangan dilakukan karena dipercaya mampu menjadi sebuah filter bagi penyedia jasa bangunan. Pemilik proyek akan mampu memilih dan menyeleksi perusahaan-perusahaan mana yang cocok untuk mengerjakan sebuah proyek.

Berbagai Jenis Pelelangan

Tender atau pelelangan dapat dibedakan menjadi dua. Penggolongan kedua jenis lelang yang akan disampaikan berdasarkan pada peserta lelang. Berdasarkan pesertanya, lelang dibedakan menjadi dua yaitu lelang khusus dan lelang umum. Lelang khusus merupakan jenis lelang yang tidak boleh diikuti oleh sembarang orang.

Lelang khusus hanya boleh diikuti oleh penyedia jasa maupun barang yang telah diundang oleh pemilik proyek atau pekerjaan. Hal ini dilakukan agar peserta yang hadir lebih sedikit dan dipilih yang paling sesuai saja. Jenis tender atau lelang yang kedua adalah umum. Tender jenis ini dapat diikuti oleh semua penyedia jasa dan barang.

Keikutsertaan tidak dibatasi asalkan sesuai persyaratan yang ditetapkan. Penyedia jasa maupun barang yang sesuai dengan persyaratan dapat memberikan penawaran yang paling menarik agar terpilih pada proses lelang.

Proses yang dilakukan pada saat lelang seharusnya terjadi dengan baik. Baik yang dimaksud adalah sesuai dengan aturan dan terjadi persaingan secara sehat. Persaingan pasti akan terjadi agar proyek dapat diambil. Cara memenangkan tender pastinya dengan memberikan penawaran sebaik mungkin dengan kualitas yang baik juga.

Semakin sering perusahaan mendapatkan tender maka semakin bagus juga perkembangan perusahaan Konstruksi tersebut. Hal ini dikarenakan perusahaan akan memiliki banyak relasi dan semakin dikenal. Sehingga bukan tidak mungkin perusahaan tidak perlu lagi mengikuti lelang tetapi langsung ditawari sebuah proyek.

Related posts