Prosedur Injeksi Beton Rusak

Pada dasarnya, perbaikan pada beton yang sudah rusak, pecah atau retak bisa dilakukan dengan menggunakan metode injeksi dan dipadukan dengan menggunakan material Expoxy  Resin Grout. Beton yabg retak dan pecah dengan bantuan tekanan rendah dan secara berlahan memasukan material Expoxy resin ke dalam jalur retakan. Dengan begitu beton yang telah retak atau terpisah akan mengikat kembali. Selain itu, hal ini juga akan membantu anda dalamm kekuatan  struktur beton  dan terhindar mencegah terhindar dari kerusakan lebih besar dan beton yang retak ataupun pecah. Dengan bantuan tekanan yang rendah dan dengan secara perlahan-lahan anda bisa memasukan material epoxy resin Grout ke jakurs retakan pada beton sehingga beton yang tadinya terpisah dikarenakan pecahan atau retakan bisa mengikat kembali. Selain itu juga bisa membantu dlam memperbaiki struktur beton sehingga akan terhindar dari kerusakan yang lebih parah lagi.  

Prosedur Injeksi Benton 

Pada dasarnya, injeksi beton tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Hanya seorang kontraktor interior Indonesia yang berpengalaman yang bisa melakukanya. Hal ini karena jika anda melakukannya sendiri, maka bisa jadi salah jalur dan membuat beton malahan semakin rusak. Ada beberapa prosedur yang perlu dilakukan dalam injeksi pemasangan beton, yaitu sebagai berikut :

1. Persiapan

a. Menandai jalur retakan yang akan diperbaiki. Anda bisa menandainya dengan menggunakan spidol 

b. Bersihkan jalur retakan dari debu dan kotoran menggunakan sikat  kawat  yang bersih 

2. Pemasangan Naple ( injektor)

a. Pada bagian sisi napple harus diberikan perekat yang terbuat dari bahan dasar expoxy

b. Taruh napple pada jalur retakan dengan menggunakan bantuan pointer supaya posisi lubang pada napple tepat berada pada bagian tengah jalur retakan

c. Pasang napple pada setiap jarak 20 cm dipasang secara memanjang

d. Gunakan sealer dengan menggunakan epoxy adhesive pada jalur retakan

e. Pasanglah selang dan koneksikan antar napple. Anda tidak perlu menggunakan selang berantai antar napple dan bisa menggunakan sistem injeksi

3. Proses Injeksi

a. Aduk 2 komponen material Expoxy resi dengan komposisi yang benar 1:3

b. Masukan material ke dalam tabung yang sudah disediakan

c. Lakukan proses penekanan dengan berlahan-lahan agar expoxy resi bisa mengisi celah dengan sempurna dan bisa mendorong udara kosong yang terjebak.

d. Lakukan proses injeksi hingga penuh. Dan hentikan jika semua jalur injeksi dirasa sudah penuh 

e. Lepas napple dan ditutup supaya 

  1. Aduk 2 komponen matrial epoxy resin
  2. Masukan material kedalam tabung
  3. Tekanlah secara berlahan-lahan. Tekanan tersebut berfungsi untuk mengisi materi expoxy resin  dan membuatnya menjadi sempurna. Selain itu, juga bisa digunakan untuk mendorong udara kosong yang terjebak di dalam celah-celah retakan. 
  4. Hentikanlah proses penyuntikan jika seluruh jalur pada retakan sudah penuh terisi dengan cairan expoxy resin
  5. Lepaskan selah pada kinektor dan jangan lupa juga untuk menutup nealole supaya mateial yang sudah mengisi celah-celah tidak akan bisa keluar kembali

Memang agak rumit dalam melakukan penyuntikan beton menggunakan metode ini. Namun anda tudak udah khawatir karena kontraktor interior Indonesia siap membantu.

Related posts