Tips Membuat Artikel SEO Friendly

Tips Membuat Artikel SEO Friendly

Sering kali seorang penyedia jasa penulis artikel SEO merasa frustasi ketika artikel yang dibuatnya tidak mendapatkan perhatian banyak audiens. Setelah menulis panjang lebar dengan jumlah artikel yang tidak sedikit, tetap saja viewers yang didapatkan tidak sesuai ekspektasi. Apa yang melatarbelakangi hal ini? Tidak lain tidak bukan disebabkan oleh tulisan yang Anda buat belum dapat dikategorikan dalam artikel SEO-friendly.

Lalu, bagaimana cara mengatasi hal ini? Bukankah sepanjang kita menulis sesuai dengan kaidah pungtuasi atau tanda baca, serta mengikuti aturan main PUEBI (dulu bernama EYD), maka tulisan kita tetap akan mendapatkan banyak pembaca?

Jawabannya: Belum tentu, pungtuasi dan kesesuaian dengan EYD memang dapat membantu, namun coba Anda renungkan; ada berapa banyak artikel di internet yang tidak memenuhi standar PUEBI, akan tetapi tetap mendapatkan banyak audiens. Loh kok bisa? Hal ini bisa terjadi karena mereka menerapkan aturan main dari teknik penulisan artikel seo dalam tulisan mereka. Penasaran seperti apa sih yang dimaksud dengan artikel SEO-friendly? Simak poin-poin di bawah ini hingga tuntas yaa!

Tips-tips dalam Membuat Artikel SEO-friendly

1. Semakin panjang tulisan maka semakin mudah masuk laman satu mesin pencarian

Berbagai riset telah dilakukan sehubungan dengan teknik yang paling efektif dalam membuat artikel masuk dalam laman pertama mesin pencarian. Yakni dengan menulis artikel dengan jumlah kata sebanyak-banyaknya. Mengapa? Sebab terbukti bahwa rata-rata jumlah kata tulisan yang dimuat dalam halaman awal selalu dalam kisaran 1000-2000 kata bahkan lebih.

Salah satu kendala dalam menulis artikel yang panjang adalah tidak familiarnya penulis dengan tema yang sedang dibahas. Lantas, bagaimana solusi dalam menghadapi hal yang demikian? Yakni dengan memperbanyak referensi mengenai subjek yang akan disajikan kepada para pembaca.

Dengan memperbanyak bibliografi atau pun referensi, tentu saja akan mempermudah penulis dalam menyampaikan bahasan secara utuh, dan di lain pihak, pembaca tentunya akan puas dengan informasi lengkap yang dipaparkan.

2.  Menggunakan format H1, H2, dan H3 dalam project artikel listicle

Pertama-tama perlu diketahui dulu tentang apa yang dimaksud dengan artikel listicle. Yakni artikel yang terdiri dari poin-poin guna menjelaskan sebuah bahasan kepada pembaca secara singkat, padat dan jelas.

Tujuan dari penggunaan konsep listicle selain lebih mudah dimengerti sebab tidak bersifat abstrak, ternyata juga dapat membuat artikel Anda menjadi SEO-friendly. Mengapa demikian? (1) Hal ini bisa jadi karena mesin pencarian lebih mudah mendeteksi tulisan yang berkonsep listicle, (2) artikel yang sifatnya demikian (mudah dipahami) akan dikategorikan sebagai human-friendly, sebab berpotensi besar direkomendasikan oleh pembaca.

Dalam artikel yang berkonsep poin-poin tadi, penulis disarankan menggunakan format H1, H2, dan H3. Apa itu? Yakni teknik dalam penulisan heading dan subheading.

Gunakanlah H1 untuk Judul, H2 untuk subjudul, serta H3 untuk subsub judul guna membuat pembaca betah dengan tulisan Anda dan menyimaknya hingga akhir.

3. Penggunaan keyword yang tepat

Lakukanlah riset pencarian sebelum menulis artikel di blog atau website Anda. Hal ini terbukti ampuh dalam meningkatkan jumlah pembaca, sebab membuat tulisan Anda lebih mudah dideteksi oleh mesin pencarian.

Di internet, para penyedia jasa penulis artikel SEO dapat dengan mudah menemukan platform atau pun software┬żberbayar atau gratis┬żyang dapat dimanfaatkan dalam melakukan riset pencarian kata kunci.

Itulah tadi beberapa tips membuat artikel seo friendly yang dapat Anda terapkan dalam penulisan. Dengan demikian, Anda sebagai penyedia jasa artikel dapat dengan mudah menampilkan tulisan Anda di laman pertama mesin pencarian.

Related posts